Salah satu mahasiswa di UiTM Puncak Alam Malaysia Muhammad Shahrul bin Mohd, Suleiman, hadir di Departemen Pendidikan Tata Boga dan Busana Universitas Negeri Malang sebagai dosen tamu dengan membawakan tema ‘ Traditional Malaysian Food’. Beliau hadir dalam kegiatan co-teaching yang merupakan kegiatan pembelajaran bertaraf internasional dengan mendatangkan mahasiswa dari Malaysia sebagai narasumber.
Kegiatan pembelajaran dilakukan secara offline. Materi yang diajarkan tentang “Makanan Tradisional Malaysia” atau “Traditional Malaysian Food”. Melalui pembelajaran ini mahasiswa banyak belajar mengenai makanan tradisonal dari Negara Malaysia seperti jenis makanannya, bahan yang digunakan , proses pembuatan, dan alat yang digunakan dalam proses pembuatan hidangan Malaysia. Hal ini dapat dijadikan ilmu pengetahuan mengenai masakan Malaysia.
Malaysia juga berbagi sejarah, budaya, dan etnis hubungan dekat dengan Negara Indonesia. Masakan Malaysia dipengaruhi oleh berbagai budaya dari seluruh dunia. Hal ini mengakibatkan sebuah simfoni rasa yang membuat masakan Malaysia yang sangat kompleks. Ciri khas masakan tradisional Malaysia adalah penggunaan rempah-rempah yang cukup melimpah. Santan dalam memberikan hidangan Melayu yang kaya, karakter krim mereka. Landasan lain adalah belacan ( terasi ),yang digunakan sebagai dasar untuk sambal, saus kaya atau bumbu yang terbuat dari terasi, cabai, bawang dan bawang putih. Malaysia juga memanfaatkan berlimpah serai dan lengkuas dalam memasak.
Mahasiswa Tata Boga Universitas Negeri Malang sangat antusias mempelajari tentang Makanan Tradisional Malaysia dibuktikan pada saat sesi tanya jawab. Kuliah Tamu ini diharapkan dapat menjadi bekal serta imu yang bermanfaat bagi Mahasiswa Tata Boga Universitas Negeri Malang baik di dalam ataupun diluar perkuliahan.